Hidup dan Mati Messi Cuma Buat Barca

Hidup dan Mati Messi Cuma Buat Barca
Hidup dan Mati Messi Cuma Buat Barca

Usai sudah spekulasi publik, terkait karir Lionel Messi di Barcelona. Bomber The Catalan itu baru diperpanjang lagi masa kerjanya di Camp Nou, hingga tahun 2021. Dengan begitu, bisa dibilang Messi memang hidup untuk Barca dan mati juga buat Barca.

Kemarin (Rabu, 5 / 7 / 2017), pemain berjuluk La Pulga itu sudah membubuhkan tandatangannya diatas kontrak yang disodorkan oleh Blaugrana. Walau sebelumnya sempat ramai dibicarakan, kalau Messi bakal hengkang dari Barca di musim 2017 / 2018. Mengingat kontraknya yang sekarang akan berakhir di tahun depan (2018) dan belum ada omongan lagi dari Barca terkait kontrak Messi.

Manchester City dan PSG (Paris Saint Germain) disebut sebagai klub yang sudah ngiler untuk mencomot striker timnas Argentina itu. Kendati Messi tetap memilih untuk bercokol di Barca, hingga tahun 2022 nanti.

Messi tergabung pertama kali di Barcelona FC senior, pada saat ia menginjak usia 17 tahun. Pada usia itulah ia melakoni debutnya di La Liga, sekaligus membawa Barca merebut titel di kompetisi lokal Spanyol tersebut.

Setahun kemudian, Messi menjalani musim keduanya di La Liga. Pada musim yang sama, Messi juga menjalani Liga Champion dan Liga Super Spanyol perdana bersama Barca. Namun pada tahun ini, pemain 30 tahun itu tidak hanya bermain di kancah lokal. Timnas Argentina memilihnya untuk bermain di level internasional.

Berikut adalah perjalanan Messi, sejak dirinya pertama kali bergabung dengan Barca.

Pada usianya yang ke 19 tahun, Messi menjalani Liga Super Spanyol nya yang kedua. Pada laga El Clasico di musim ini, Messi sukses membuat kejutan yang semakin melambungkan namanya dengan mencetak hat trick.

Beralih ke usianya yang ke 20, Barca tengah menjalani musim yang buruk. Ditangani oleh Pep Guardiola, Barca cuma harus puas menuntaskan musim dengan duduk di urutan ke 3. Namun pada msuim berikutnya di usianya yang ke 21, Barca kembali menyabet trofi La Liga -nya yang ke 3. Selain kembali terbang ke Eropa untuk berkompetisi di Liga Champion, di tahun inilah ia menjalani debutnya di Copa del Rey.

Prestasi Messi semakin melambung, saat ia mencapai usianya yang ke 22. Saat inilah ia juga ikut membawa Barca meraih 100 gol pertamanya. Selain mempertahankan titel La Liganya, Barca juga mencoba peruntungannya di kompetisi Piala Dunia Antar Klub pertama. Disamping juga tetap ikut ambil bagian di Piala Super Eropa dan Piala Super Spanyol. Namun buat Messi, di usia inilah ia sukses meraih Ballon d’Or atau sepatu emas Eropa pertamanya.

Berlanjut ke umurnya yang ke 23, lagi-lagi Messi kembali menggasak sepatu emasnya yang kedua. Sekaligus, tetap mempertahankan gelar juara La Liga buat Barca.

Barca kembali melakoni perayaan gol ke 200 pertama mereka, pada usianya yang ke 24. Hanya berselang setahun, Barca kembali merayakan gol ke 300 -nya. Ini membuktikan, kalau agresi Messi di Barca dalam berkompetisi memang sangat menjadi-jadi pada musim ini.

Hingga 5 tahun kemudian, loyalitas Messi berhasil membuat Barca merayakan gol ke 500 -nya. Termasuk disabetnya berbagai trofi di kompetisi lokal maupun level Eropa. Adapun koleksi sepatu emas Eropa Messi pun juga bertambah. Hingga kini, Messi tetap menjadi nama yang ditakuti di Barca. Ia pun menyandang predikat sebagai top skorer Barca sepanjang sejarah perjalanan Barca di dunia sepakbola. Lagipula, dengan adanya Messi, kekuatan lini depan Barca pun jadi semakin greget. Ini lantaran trio MSN Barca yang terdiri dari Neymar jr, Luis Suarez dan Messi sendiri. Selamanya, hati Messi tetap buat Barca.

Berita Terkait: