Penampilan Messi Tanpa Suarez dan Neymar, Jeblok Abis

Penampilan Messi Tanpa Suarez dan Neymar, Jeblok Abis
Penampilan Messi Tanpa Suarez dan Neymar, Jeblok Abis

Itulah kenyataan yang harus dihadapi Barcelona FC, kala tampil tanpa ditemani trio MSN. Bahkan sang superhero mereka, Lionel Messi pun nampak mati kutu.

Fakta ini terlihat jelas pada pertandingan Barca di minggu pertama La Liga musim 2017 – 2018, kontra Real Betis. Pada laga tersebut, Messi nihil bikin gol. 3 kali melesatkan shot on target, semuanya selalu membentur mistar gawang.

Kendati begitu, Blaugrana tetap pulang sebagai pemenang dengan skor 2 – 0 pada laga kandang yang digelar di Camp Nou WIB dini hari barusan (Senin, 21 / 8 / 2017). Itu pun karena Real Betis melakukan kebodohan lewat gol bunuh diri yang diproduksi Sergi Roberto dan Alin Tosca.

Selepas kepergian Neymar jr ke Paris Saint Germain (PSG), Luis Suarez sempat mengalami cidera dan harus rehat untuk sementara waktu. Dengan begitu, Messi menjadi berada di barisan terdepan bersama Paco Alcacer dan Gerard Deulofeu.

Namun demikian, statistik tetap mencatat kalau La Pulga tetap menjadi pemain yang punya performa paling oke. Berdasarkan catatan Whoscored, Messi berhasil bikin 10 shot selama 90 menit merumput. Selain itu, tingkat kesusksesannya dalam mengumpan mencapai 81 persen serta sukses melakukan drible dan merangsek sendirian sebanyak 5 kali. Hanya memang, nasib sial yang gagal membuat gol melalui 3 kali sepakannya langsung menjadi momok di media.

Kegagalan Messi pertama kali terjadi pada saat ia menjadi eksekutor tendangan bebas di menit ke 34. Kala itu, bola yang dilesatkannya melalui luar kotak putih terpaksa membal lantaran terbentur tiang gawang. Lalu berikutnya, pemain berumur 30 tahun itu gagal lagi saat menyepak bola dari jarak jauh di menit ke 59. Kegagalan Messi selanjutnya, terjadi lagi pada jelang pertandingan berakhir di menit ke 81.

Melihat rekannya tampil melempem, gelandang The Catalan, Gerard Deulofeu pun ikut melontarkan komentar.

“Wah, Messi tampil tidak setajam biasanya pada hari ini. Mungkin ia masih harus menyesuaikan diri, tampil tanpa trio nya secara komplit kedepan. Bukan berarti dia tidak oke lho, dia cuma harus beradaptasi”, kata Deulofeu kepada wartawan Sport selepas melakoni pertandingan Barcelona versus Real Betis.

Guna Mengurangi Ancaman Hukumannya, Ronaldo Dikasih Jeda Sampai 11 Agustus

Guna Mengurangi Ancaman Hukumannya, Ronaldo Dikasih Jeda Sampai 11 Agustus
Guna Mengurangi Ancaman Hukumannya, Ronaldo Dikasih Jeda Sampai 11 Agustus

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya. Karena tertangkap basah mengemplang pajak, juru gedor Real Madrid, Cristiano Ronaldo divonis hukuman penjara selama minimal 7 tahun. Namun begitu, pemain berjuluk CR7 itu masih punya kans untuk memangkas ancaman hukuman pidananya.

Sebelum ini, Ronaldo diberitakan tersandung masalah penggelapan pajak yang nilainya mencapai 14,7 jt Euro. Total nilai yang didapat dari akumulasi 4 kasus yang telah dilanggarnya.

Berdasarkan informasi dari AS, 3 dari 4 kasus yang membelit Ronaldo masing-masing punya bobot hukuman penjara minimal 2 sampai 6 tahun. Alhasil jika ditotal dan dirata-rata semuanya, Ronaldo digencet ancaman 7 tahun penjara atas keempat pelanggaran yang dilakoninya.

Adapun pengadilan Spanyol mengatakan, kalau durasi hukuman penjara yang ditodongkan ke Ronaldo masih bisa dicukur. Asalkan pria asal Portugal berumur 32 tahun itu bersedia melakukan semua tindakan yang berpeluang meringankan hukuman.

AS juga mengatakan kalau berdasarkan Undang-Undang Pajak yang terakhir diperbaharui pada tahun 2013 silam itu, masa kurungan bisa dipotong 1/4 hingga 1/2 kalau Ronaldo bersedia merogoh kocek sebesar 14,7 jt Euro sesuai dengan jumlah penggelapannya plus bunga berjalannya.

“Yang perlu dilakukan oleh Ronaldo hanyalah itikad baik untuk mengungkap fakta-fakta penggelapan pajak yang dilakukannya, sekaligus mau mematuhi prosedur yang berlaku sesuai dengan Undang-Undang perpajakan Spanyol”, ujar tim pengadilan yang juga ikut menangani kasus penggawa timnas Portugal itu.

“Kami berikan tenggang waktu hingga 11 Agustus mendatang. Kalau memang Ronaldo tidak bisa menjalankan prosedur yang ada, terpaksa kami tidak bisa lagi memberikan toleransi kepadanya. Bui sudah menjadi hal yang pasti baginya”, terusnya lagi.

Disisi lain Ronaldo justru tetap kekeh menampik, kalau dirinya telah melakukan pengemplangan pajak.

“Jika Ronaldo tidak bersedia menerima tuntutan hukuman yang dijatuhkan kepadanya, maka otomatis kasus ini harus dinaikkan ke Pengadilan Tinggi Madrid. Karena kasus hukumnya sudah melibatkan ancaman hukuman yang lebih dari 2 tahun hukum kurungan”, ujar hakim Monica Gomez Ferrer yang memimpin sidang pengadilan kasus Ronaldo itu.

Hidup dan Mati Messi Cuma Buat Barca

Hidup dan Mati Messi Cuma Buat Barca
Hidup dan Mati Messi Cuma Buat Barca

Usai sudah spekulasi publik, terkait karir Lionel Messi di Barcelona. Bomber The Catalan itu baru diperpanjang lagi masa kerjanya di Camp Nou, hingga tahun 2021. Dengan begitu, bisa dibilang Messi memang hidup untuk Barca dan mati juga buat Barca.

Kemarin (Rabu, 5 / 7 / 2017), pemain berjuluk La Pulga itu sudah membubuhkan tandatangannya diatas kontrak yang disodorkan oleh Blaugrana. Walau sebelumnya sempat ramai dibicarakan, kalau Messi bakal hengkang dari Barca di musim 2017 / 2018. Mengingat kontraknya yang sekarang akan berakhir di tahun depan (2018) dan belum ada omongan lagi dari Barca terkait kontrak Messi.

Manchester City dan PSG (Paris Saint Germain) disebut sebagai klub yang sudah ngiler untuk mencomot striker timnas Argentina itu. Kendati Messi tetap memilih untuk bercokol di Barca, hingga tahun 2022 nanti.

Messi tergabung pertama kali di Barcelona FC senior, pada saat ia menginjak usia 17 tahun. Pada usia itulah ia melakoni debutnya di La Liga, sekaligus membawa Barca merebut titel di kompetisi lokal Spanyol tersebut.

Setahun kemudian, Messi menjalani musim keduanya di La Liga. Pada musim yang sama, Messi juga menjalani Liga Champion dan Liga Super Spanyol perdana bersama Barca. Namun pada tahun ini, pemain 30 tahun itu tidak hanya bermain di kancah lokal. Timnas Argentina memilihnya untuk bermain di level internasional.

Berikut adalah perjalanan Messi, sejak dirinya pertama kali bergabung dengan Barca.

Pada usianya yang ke 19 tahun, Messi menjalani Liga Super Spanyol nya yang kedua. Pada laga El Clasico di musim ini, Messi sukses membuat kejutan yang semakin melambungkan namanya dengan mencetak hat trick.

Beralih ke usianya yang ke 20, Barca tengah menjalani musim yang buruk. Ditangani oleh Pep Guardiola, Barca cuma harus puas menuntaskan musim dengan duduk di urutan ke 3. Namun pada msuim berikutnya di usianya yang ke 21, Barca kembali menyabet trofi La Liga -nya yang ke 3. Selain kembali terbang ke Eropa untuk berkompetisi di Liga Champion, di tahun inilah ia menjalani debutnya di Copa del Rey.

Prestasi Messi semakin melambung, saat ia mencapai usianya yang ke 22. Saat inilah ia juga ikut membawa Barca meraih 100 gol pertamanya. Selain mempertahankan titel La Liganya, Barca juga mencoba peruntungannya di kompetisi Piala Dunia Antar Klub pertama. Disamping juga tetap ikut ambil bagian di Piala Super Eropa dan Piala Super Spanyol. Namun buat Messi, di usia inilah ia sukses meraih Ballon d’Or atau sepatu emas Eropa pertamanya.

Berlanjut ke umurnya yang ke 23, lagi-lagi Messi kembali menggasak sepatu emasnya yang kedua. Sekaligus, tetap mempertahankan gelar juara La Liga buat Barca.

Barca kembali melakoni perayaan gol ke 200 pertama mereka, pada usianya yang ke 24. Hanya berselang setahun, Barca kembali merayakan gol ke 300 -nya. Ini membuktikan, kalau agresi Messi di Barca dalam berkompetisi memang sangat menjadi-jadi pada musim ini.

Hingga 5 tahun kemudian, loyalitas Messi berhasil membuat Barca merayakan gol ke 500 -nya. Termasuk disabetnya berbagai trofi di kompetisi lokal maupun level Eropa. Adapun koleksi sepatu emas Eropa Messi pun juga bertambah. Hingga kini, Messi tetap menjadi nama yang ditakuti di Barca. Ia pun menyandang predikat sebagai top skorer Barca sepanjang sejarah perjalanan Barca di dunia sepakbola. Lagipula, dengan adanya Messi, kekuatan lini depan Barca pun jadi semakin greget. Ini lantaran trio MSN Barca yang terdiri dari Neymar jr, Luis Suarez dan Messi sendiri. Selamanya, hati Messi tetap buat Barca.