Icardi Jadi Teror di Area Penalti

Icardi Jadi Teror di Area Penalti
Icardi Jadi Teror di Area Penalti

Aksi impresif Mauro Icardi betul-betul membanggakan hati pelatihnya, Luciano Spalletti. Bahkan pelatih Inter Milan berumur 58 tahun itu percaya betul, kalau strikernya itu masih bisa memaksimalkan skill bermainnya lagi.

Icardi yang mencuri perhatian masyarakat bola Italia dengan menyumbang 24 gol buat Nerazzurri pada musim lalu, kembali memperlihatkan ketajamannya pada musim 2017 / 2018 ini. Sejauh ini di Liga Italia Serie-A, pemain kelahiran Argentina 24 tahun silam itu sudah membungkus 5 gol dari 4 kali merumput bersama Inter.

Berkat rekornya yang kinclong itu, Icardi pun masuk ke daftar pemain urutan 3 yang juga diburu oleh Capocannoniere. Berada dibawah Lazio Ciro Immobile yang ada di posisi 2 dan Paulo Dybala yang menduduki posisi pemain incaran top. Kendati begitu, Spalletti tetap mengingatkan anak asuhnya itu untuk tidak kepala gede.

“Tentu saja saya bangga punya anak didik yang bagus seperti Mauro (Icardi). Saya pun percaya dia masih bisa lebih baik lagi dari yang sekarang”, ujar Spalletti yang memuji Icardi saat disambangi oleh jurnalis ESPN FC.

“Mauro itu bisa dibilang bagaikan teror, kalau sudah merangsek ke area penalti lawan. Ia tidak mampu dihentikan”, imbuh mantan gelandang itu.

“Namun begitu, saya ingin dia tetap rendah hati. Jadi jangan berasa jago sendiri dan lupa, kalau sepakbola tetap permainan tim. Jadi, jangan mengandalkan finishing seenak jidatnya sendiri. Pola bermain yang dibangun di tim tetap harus diutamakan”, tuntas Spalletti.

Besok (Rabu, 20 / 9 / 2017), WIB dini hari, Icardi bakal diuji lagi ketajamannya saat bersama Inter menyambangi markas Bologna di Renato Dall’Ara.

Bonucci Kini Resmi Berseragam Merah Hitam

Bonucci Kini Resmi Berseragam Merah Hitam
Bonucci Kini Resmi Berseragam Merah Hitam

Usai membubuhkan tandatangannya diatas lembaran kertas segel kemarin (Kamis, 20 / 7 / 2017), Leonard Bonnuci pun telah resmi berlabuh di AC Milan hingga tahun 2022.

“Dengan ditandatanginya kontrak berdurasi 5 tahun yang kami sodorkan, Leonardo Bonucci sudah resmi kami rekrut. Ia kini akan berseragam AC Milan, hingga 30 / 6 / 2022 mendatang”, papar Milan pada website resmi mereka.

Sebelumnya sudah sempat terjadi omongan antara Rossoneri dengan Juventus, kalau Bonucci sudah sepakat ditransfer sejak 15 / 7 / 2017 lalu. Walaupun pada saat itu, pembicaraan antara kedua klub belum berujung pada perjanjian hitam diatas putih.

Namun kemarin, bek kelahiran Italia 30 tahun silam itu telah dirampungkan proses transfernya oleh Milan, dengan menyodorkan kontrak berdurasi 5 tahun ke hadapan Bonnuci.

Dari investigasi yang dilakukan oleh sejumlah media di Italia, Juve dikatakan melepas Bonucci ke Milan dengan harga senilai 42 jt Euro.

Ketika masih berseragam belang-belang hitam putih, Bonnuci sudah memperkuat Bianconeri untuk menyabet 6 scudetto secara berturut-turut. Selain itu, pemain timnas Italia itu pun juga sudah 2 kali membawa Juve ke putaran final Liga Champion.

Pindah Verona, Akhirnya Cassano Bisa Main Bola Lagi

Musim kelam Antonio Cassano di Sampdoria berakhir, kala resmi berseragamkan Hellas Verona

Pindah Verona, Akhirnya Cassano Bisa Main Bola Lagi
Pindah Verona, Akhirnya Cassano Bisa Main Bola Lagi

Usai menjalani musim kelam tanpa 1 kali pun dimainkan, kini Antonio Cassano punya kans untuk memoles karirnya sebagai pemain di klub barunya. Pasalnya, bomber 34 tahun tersebut baru saja diangkut ke klub promosi Hellas Verona.

Sejak mengawali musim 2016 / 2017, Cassano harus iklhas diskorsing Sampdoria. Kendati dirinya masih diperbolehkan ikut menjalani sesi latihan bersama. Lantaran sudah tidak tahan dengan kondisinya, Cassano pun mengajukan pemutusan kontrak. Dimana pengajuannya itu, diaminkan oleh Sampdoria.

Kesan Pertama Antonio Cassano Berseragamkan Verona

Saat ini, Cassano nampak begitu gembira sepindahnya ia ke Verona. Pasalnya, eks penggawa AS Roma, AC Milan, Real Madrid, Inter Milan dan juga Parma itu sangat senang bisa naik level ke Serie-A lagi. Setelah harus mesasa bete semusim di Serie-B.

“Dengan bangga, kami menyambut kedatangan pemain baru kami, Antonio Cassano. Proses transfer telah rampung semuanya dan Cassano resmi berseragam Hellas Verona”, terang Verona pada situs ofisial mereka pagi tadi (Selasa, 11 / 7 / 2017) waktu setempat.

“Cassano akan kami tempatkan sebagai penguat lini serang kami. Sore ini, ia akan menjalani medikal cek up. Untuk selanjutnya siap-seiap mengikuti latihan persiapan pra musim”, sambung Verona.

Walaupun banyak yang menilai kalau bakat Cassano segudang, namanya di kancah sepakbola tidak pernah meledak sebagai bintang. Namanya justru lebih banyak menclok di pemberitaan dirinya, yang acapkali terlibat dalam masalah. Hal itu disebabkan oleh attitut dirinya yang jelek, sifat tempramental dan ketidakdisiplinannya sebagai pemain.

Calhanoglu Pastikan Diri Bermarkas di San Siro

Calhanoglu Pastikan Diri Bermarkas di San Siro
Calhanoglu Pastikan Diri Bermarkas di San Siro

Semakin terang sudah proses prekrutan Hakan Calhanoglu ke AC Milan. Gelandang Serang asal Turki itu didaratkan di Kota Mode dari Bayer Leverkuesen dengan uang tebusan senilai 20,000,000 Euro.

Dari rumor yang beredar, Calhanoglu disodorkan kontrak berdurasi 4 tahun untuk diteken. Sekaligus, bakal menerima gaji 2,500,000 Euro dari Rossoneri di tiap musimnya.

Ekspresi senang pun diutarakan oleh pria 23 tahun itu saat disambut wartawan, selepas turun dari pesawat terbang.

“Entah mengapa, hati saya sangat senang bisa kesini”, ujar Calhanoglu kepada wartawan Football Italia.

Walaupun ia sendiri belum resmi berseragam Milan, Calhanoglu sudah memastikan diri bakal bermukim di San Siro dengan mengucap salam berpisah ke klub lamanya, Leverkusen.

“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Bayer Leverkusen kepada saya. Ini saya tujukan buat para petinggi, pelatih dan fans disana. Di usia saya yang masih muda, saya hanya ingin mencoba hal baru yang menantang”, imbuhnya.

Selama bermain 3 musim untuk Leverkusen, Calhanoglu sudah dirumputkan sebanyak 115 kali di semua ajang. Dimana, ia juga sukses membungkus 28 gol buat klubnya itu.

Ketertarikan Inter Kepada Valero Sudah Ga Nahan

Ketertarikan Inter Kepada Valero Sudah Ga Nahan
Ketertarikan Inter Kepada Valero Sudah Ga Nahan

Sudah diakui sendiri oleh Inter Milan, kalau klubnya sangat meminati sosok Borja Valero yang saat ini bermain sebagai gelandang di Fiorentina. Inter melihat kalau profil pemain asli Spanyol itu sesuai dengan apa yang diharapkan squad Nerazzurri di musim depan.

Inter memang tidak mau lagi mengulangi masa kelam yang terjadi seperti di musim lalu. Selain tampil buruk di kompetisi lokal, mereka juga gagal masuk ke kompetisi level Eropa. Tak heran, kalau mereka mati-matian untuk merombak squad mereka demi menyambut musim depan.

Berbarengan dengan masuknya Luciano Spalletti sebagai arsitek baru di Inter, publik pun sudah mencium akan ada perombakan besar-besaran di squad Inter. Pun nama Valero positif sudah masuk dalam catatan belanja Spalletti.

Performa Valero di La Viola memang relatif kece. Sepanjang musim 2016 – 2017, kapten Fiorentina itu telah membukukan 2 gol serta 10 assist dari 40 kali merumput di semua ajang. Apalagi kini Valero yang telah memasuki usia ke 32, juga dianggap sebagai atlit yang sudah memasuki usia matang. Adapun sebagai gelandang, pengalaman Valero sudah sangat cocok dengan pola permainan yang kerap diterapkan Spalletti. Yakni dengan pola 4 – 2 – 3 – 1, Valero sangat kapabel untuk bermain sebagai gelandang serang maupun bertahan.

Dari catatan Whoscored sendiri, Valero tercatat memiliki tingkat kesuksesan melakukan assist sebesar 89,5 prosen. Atau bisa dibilang, ia mampu melesatkan umpan sebanyak 60 kali per laga.

Meskipun demikian, Inter harus terlebih dahulu menjual Ever Banega sebelum merekrut Valero. Lantaran, uang mahar yang dibutuhkan untuk menebus pesepakbola berkepala plontos itu mencapai 10,000,000 Euro. Kabarnya, kini Inter tengah melakukan negosiasi dengan Sevilla untuk melepas gelandangnya itu.

“Valero jelas figur yang saya cari. Dia bisa berperan menjadi playmaker ataupun trequartista. Kontrol bolanya pun sangat bagus”, puji Spalletti saat diwawancara oleh La Gazzetta Dello Sport.

“Apalagi sebagai pemain yang sudah matang, ia (Valero) juga bisa menjadi pemimpin bagi pemain lainnya di klub kami. Saat ini, mayoritas pemain kami berusia 22 hingga 23 tahun saja”, imbuh pelatih kelahiran Italia 58 tahun itu.