Alasan Llorente Lebih Pilih Spurs Dibanding Chelsea

Alasan Llorente Lebih Pilih Spurs Dibanding Chelsea
Alasan Llorente Lebih Pilih Spurs Dibanding Chelsea

Tadinya, Chelsea FC sempat melakukan pendekatan mati-matian ke Fernando Llorente. Namun begitu, striker asal Spanyol berusia 32 tahun itu ujung-ujungnya lebih memilih untuk masuk Tottenham Hotspur. Saat disambangi oleh Telegraph baru-baru ini, Llorente pun menyibak alasan kenapa dirinya lebih kepincut dengan The Spurs.

Menjelang ditutupnya bursa transfer musim panas 2017 ini, Llorente memang gencar didekati oleh The Blues. Publik bahkan sudah mengira, kalau ia bakal renuian lagi dengan pelatihnya di Juventus dulu, Antonio Conte. Namun nyatanya pemain timnas Spanyol itu malah memilih masuk Spurs pada hari penutupan bursa transfer.

“Memang benar, kalau Chelsea sudah berusaha mendekati saya sejak lama. Tapi pada detik-detik terakhir bursa transfer musim panas, saya malah lebih percaya omongan (Mauricio)¬†Pochettino”, ceplos Llorente kala disambangi Telegraph dan yang juga terlansir di ESPN FC.

“Kala itu, Pochettino menelpon saya dan menceritakan tentang proyek yang sedang dijalankan oleh Spurs. Selain proyek tersebut memiliki prospek yang bagus untuk jangka panjang, peran saya pun juga dibutuhkan untuk pengeksekusiannya. Itulah alasan saya lebih memilih bergabung disini (Spurs). Yakni, karena saya yakin akan bisa berbuat banyak dan juga mendapat banyak tantangan bersama Spurs”, imbuhnya lagi.

Sejatinya, sosok Mauricio Pochettino sudah pernah dikenal oleh Llorente. Tepatnya, saat Pochenttino masih bermain di klub Spanyol, San Mames. Pada saat itu, Llorente masih baru memulai karirnya sebagai pemain sepakbola pro di klub dan timnas Spanyol U-21. Sementara Pochettino sudah berada di puncak karir dan menjelang waktu untuk gantung sepatu. Setelah pensiun, Pochettino pun dipercaya sebagai manajer di Espanyol.

Menanti Duel Big Match Manchester City vs Liverpool

Menanti Duel Big Match Manchester City vs Liverpool
Menanti Duel Big Match Manchester City vs Liverpool

Pada kompetisi minggu ke-4-nya, Liga Premier bakal menghadirkan pertarungan besar antara Manchester City vs Liverpool yang digelar di Stadion Etihad pada sore WIB akhir pekan ini (Sabtu, 9 / 9 / 2017).

Sejauh ini, kedua klub sama-sama mengantongi 7 poin dari 3 laga yang dilakoni. Dimana dari 3 laga tersebut, baik The Citizen maupun The Reds sama-sama menuai 2 kali kemenangan dan 1 kali hasil seri.

Sejatinya, hal yang paling membuat publik penasaran untuk menyaksikan big match tersebut adalah rekor kalah Liverpool yang nihil semenjak didandani oleh Juergen Klopp. Mulai dari akhir tahun 2015 saat dimana Klopp pertama kali ke Anfield, 4 pertemuannya dengan Man City berujung pada 3 kali kemenangan dan 1 kali imbang. Catatan kemenangan The Anfield Boys itu termasuk saat mereka mempermalukan Man City 4 – 1 di kampungnya pada bulan November 2015.

Bahkan hingga saat ini, Man City masih pusing untuk menyusun strategi bertarung mereka kala menyambut Liverpool. Belum lagi pada pekan ini, Raheem Sterling sudah dipastikan tidak akan ikut merumput. Itu lantaran sanksi kartu merah yang disodorkan kepadanya saat Man City sukses menundukkan Bournemouth pada laga akhir bulan Agustus 2017 kemarin.

Sementara itu, Liverpool terlapisi dengan rasa percaya diri yang tinggi selepas keberhasilannya menggilas Arsenal FC 4 – 0.

Walau begitu, banyak pengamat memprediksi kalau laga Manchester City vs Liverpool tersebut cuma judulnya saja yang ‘big match’. Pada kenyataanya, kedua klub masih diselimuti rasa lelah yang amat sangat selepas tur pra musim mereka. Sontak, laga tersebut pun diperkirakan tidak akan berlangsung maksimal.

Lalu, mungkinkah rekor tanpa kalah Klopp bakal dicoreng Man City pada akhir pekan ini?

Mou Putuskan Buang Pikiran Kejar Bale Jauh-Jauh

Mou Putuskan Buang Pikiran Kejar Bale Jauh-Jauh
Mou Putuskan Buang Pikiran Kejar Bale Jauh-Jauh

Jika sebelumnya MU (Manchester United) begitu menggebu-gebu untuk mengejar Gareth Bale, kini apa yang ada di benak mereka telah bertolak 180 derajat. Bahkan sang manajer, Jose Mourinho sudah memutuskan untuk mengubur pikiran tersebut dalam-dalam.

Ungkapan pesimistis Mou untuk merekrut gelandang Real Madrid itu diungkapnya kemarin lusa (Senin, 7 / 8 / 2017), saat dirinya bersama Setan Merah menggelar konferensi pers menjelang ajang Piala Super Eropa.

Melalui pernyataannya, The Special One pun mengatakan. Tadinya ia berniat untuk mendekati Bale, kalau pemain berusia 28 tahun itu tidak dimainkan Los Blancos di laga perdana Piala Super Eropa melawan klub besutannya dini hari WIB tadi (Rabu, 9 / 8 / 2017). Nyatanya untuk menghadapi MU di Philip II Arena, Madrid pun memasukkan Bale kedalam daftar squad-nya. Sontak, impian Mou pun langsung bertepuk sebelah tangan.

Apalagi, Bale diset menjadi starter dan sukses mencatatkan assist kepada Isco yang terkonversi menjadi gol. Hal ini memperlihatkan dengan jelas, kalau tenaga Bale masih amat dibutuhkan oleh Madrid.

“Sudahlah, saya lupakan saja. Saya putuskan untuk mengubur pikiran saya mengangkut Bale ke Old Trafford”, ujar Mou.

“Bale sudah dimainkan di laga perdana Piala Super Eropa dan berhasil mencatatkan kontribusi, maka sudah pasti kedepannya pun Madrid tidak akan melepaskannya. Saya rasa semua orang pun juga akan berpikir hal yang sama dengan saya. Yaitu, Bale tetap akan bertahan di Madrid”, imbuh Mou yang juga ditulis di Guardian.

Adapun Madrid berhasil mengawali kompetisi Piala Super Eropa dengan mencatat kemenangan tipis 2 – 1 atas The Red Devil.

Morata Ga Usah Pikir Dua Kali Buat Join MU

Morata Ga Usah Pikir Dua Kali Buat Join MU
Morata Ga Usah Pikir Dua Kali Buat Join MU

Saat ini, MU (Manchester United) tengah gencar-gencarnya mencari striker baru, selepas hengkangnya Zlatan Ibrahimovic. Belakangan, muncul nama Alvaro Morata sebagai calon kuat pengganti pos yang dulunya diisi Ibra tersebut. Publik pun berkomentar kalau itu adalah kabar yang sangat bagus sekali, Morata pun ga usah ragu-ragu lagi buat join MU.

Sebelumnya Ibra terpaksa tak diperpanjang lagi kontraknya, mengingat cedera lutut parah yang menimpa pemain asal Swedia itu. Padahal, Ibra masuk sebagai kategori pemain pamungkas di lini depan Setan Merah. Sepanjang bermarkas di Old Traffrod, Ibra sudah mendonasi sebanyak 28 gol buat MU di semua ajang.

Melihat ketertarikan MU kepada profil Morata, mantan pemain Liverpool, Steve Nicol pun juga menegaskan kalau juru gedor timnas Spanyol itu tidak perlu berpikir 2 kali untuk ke MU.

“Disana, Morata pasti mengalami kemajuan dalam karirnya. Sebabnya, sosok Morata adalah sosok yang paling mendekati Ibra yang saat ini sedang dicari-cari MU”, ujar Nicol.

“Morata masih muda dan berbakat, MU pasti benar-benar membutuhkan perannya di klub”, imbuh Nicol lagi.

Dani Alves Juga Naksir Sama Man City

Dani Alves Juga Naksir Sama Man City
Dani Alves Juga Naksir Sama Man City

Dikait-kaitkan terus dengan salah satu klub asal Inggris, Manchester City, Dani Alves punya tanggapannya sendiri. Ternyata, pemain asal Brazil itu memendam cita-cita untuk bisa bermain di The Citizen.

“Saya sangat senang sekali, kalau nantinya bisa bermain di Manchester City”, ujar pemain bertahan 34 tahun itu kepada Sport.

Belakangan santer diberitakan, kalau Alves baru saja memutus kontrak kerjanya dengan klubnya, Juventus. Kini, ia pun tengah mencari klub yang baru untuk bernaung. Sementara, Man City baru saja ditinggal sejumlah pemain bertahannya, yaitu Gael Clichy, Pablo Zabaleta, serta bacary Sagna. Sontak, keduanya pun bagai pepatah ‘pucuk dicinta, ulam tiba’. Man City sedang mencari bek, sedangkan Alves baru kehilangan job-nya.

Berita kedekatan Alves dan City pun semakin menjadi-jadi, mengingat dulunya Pep Guardiola pernah melatih Alves saat sama-sama bekerja di Barcelona FC. Sekarang pun, relasi antara Alves dan Pep pun kian lekat satu sama lain. Tentu saja, ini sudah pasti bakal menjadi ‘Golden Ticket’ buat Alves masuk ke Etihad Stadium.

Selain itu, Alves pun kini sering memuji-muji mantan pelatihnya itu.

“Saya dari dulu memang kagum dengan Pep. Dia selain pernah melatih saya waktu di Barca, Pep juga adalah sosok pelatih kenamaan di dunia sepakbola. Saya rasa publik pun tahu, kalau saya mengagumi Pep sejak dulu”, imbuh Alves.

Lalu saat ditanya persiapan apa yang akan dia lakukan untuk hijrah ke Liga Premier Inggris, Alves pun menjawab dengan santai tapi serius.

“Saya akan belajar Bahasa Inggris dengan baik dan benar”, jawabnya sambil tertawa.