Gemblengen Sir Alex Ferguson Lah yang Bikin Ronaldo Tidak Cengeng

Gemblengen Sir Alex Ferguson Lah yang Bikin Ronaldo Tidak Cengeng
Gemblengen Sir Alex Ferguson Lah yang Bikin Ronaldo Tidak Cengeng

Tentunya, Cristiano Ronaldo tetap tidak boleh melupakan satu hal ini walau dirinya sudah sukses sebagai pemain sepakbola tersohor saat ini. Yaitu, sosok Sir Alex Ferguseon. Pelatih pemain CR7 sewaktu memulai karirnya sebagai pemain profesional di Manchester United (MU). Berkat gemblengan Sir Alex Ferguson lah, Ronaldo bisa menjadi pemain yang tangguh dan tidak cengeng.

Mungkin kita jangan hanya langsung melihat kondisi juru gedor Real Madrid itu sekarang saja. Dahulu saat masih menjadi pemain muda di MU, Ronaldo bukanlah siapa-siapa. Namun saat dirinya bergabung pertama kali pada musim panas tahun 2003, Sir Alex sudah mempunyai intuisi kalau anak didiknya itu bakal menjadi seseorang di masa depan. Alhasil, 1 dekade kemudian apa yang dirasakan Sir Alex pun benar adanya.

Saat menjadi manajer Setan Merah, Sir Alex yang memiliki keyakinan bahwa Ronaldo akan menjadi seorang bintang nantinya pun menganugerahkan sesuatu kepadanya. Yaitu, nomor punggung 7 yang hingga saat ini menjadi ikon yang melekat pada diri pesepakbola asal Portugal berusia 32 tahun itu.

Disisi lain, Sir Alex juga melihat 1 kekurangan besar Ronaldo dibelakang talentanya itu. Ronaldo dinilai Sir Alex terlalu cengeng dan rapuh mentalnya. Maka dari itulah Sir Alex memberikan wejangan kepada Ronaldo, kala dirinya menerima nomor punggung ikonik tersebut.

“Saya tahu dan sadar betul, kalau kamu akan menjadi pemain besar suatu saat nanti. Dibalik bakat besarmu, kekuatan mentalmu lah yang hanya menjadi sandunganmu. Aku yakin dengan memakai nomor 7 ini, kamu tidak akan menjadi pemain yang cengeng dan bisa sukses sebagai pemain”, kata Sir Alex kepada Ronaldo saat itu.

Semenjak saat itu, Ronaldo bagaikan menerima ilmu dan jimat sakti dari sang guru. Langkahnya semaikin tidak mampu dikejar oleh lawan-lawannya. Ronaldo pun bahkan selalu melangkah dan bertanding tanpa rasa gentar sedikitpun.

Walau kini Ronaldo sudah tidak bermarkas di Old Trafford lagi sejak tahun 2009, relasinya dengan mantan pelatihnya itu sangatlah dekat. Ronaldo sadar, kalau Sir Alex tidak hanya sekedar menggembleng dirinya dengan hal-hal teknis. Melainkan juga menuntunnya dengan penuh kasih sayang, bak seorang ayah dan anak.

“Buat saya, Sir Alex bukan hanya pelatih. Dia adalah seorang ayah bagi saya di dunia sepakbola”, tutur Ronaldo memuji pria Inggris berusia 75 tahun itu.

5 Alasan Utama Cristiano Ronaldo Lebih Oke Daripada Lionel Messi

5 Alasan Utama Cristiano Ronaldo Lebih Oke Daripada Lionel Messi
5 Alasan Utama Cristiano Ronaldo Lebih Oke Daripada Lionel Messi

Rivalitas antara Cristiano Ronaldo dengan Lionel Messi kerap terjadi selama 10 tahun terakhir ini. Mereka berdua sama-sama berjuang untuk memperebutkan predikat pemain terbaik di dunia. Faktanya, memang belum ada lagi pemain lain yang mampu menyamai kelihaian kedua mega bintang sepakbola itu. Namun jika memang harus memilih, siapakah sebetulnya yang lebih oke? Ronaldo atau Messi?

Adapun dari serentetan fakta yang terkumpul, Cristiano Ronaldo ternyata masih lebih oke daripada Lionel Messi. Berikut adalah 5 alasan utamanya.

5. Jam terbang di ragam kompetisi dan klub

Jika karir Messi dari awal hingga kini semuanya dihabiskan di Barcelona, tidak demikian dengan Ronaldo. Pemain berjuluk CR7 itu telah membuktikan kelihaiannya di dua kompetisi sepakbola besar. Pertama adalah di Liga Premier bersama Manchester United (MU), dimana kompetisi ini dinilai sebagai liga dengan tingkat kompetisi paling sengit di dunia. Setelah meratakan Liga Premier, Ronaldo pun melanjutkan karirnya di Spanyol dengan berseragamkan Real Madrid. Sementara itu, Messi belum pernah keluar dari lingkup La Liga.

4. Prestasi sebagai pemain internasional

Tidak hanya berprestasi di liga domestik, Ronaldo juga sempat mencicipi keberhasilan di kancah internasional. Saat berkompetisi di Piala Eropa 2016 bersama timnas, Ronaldo pun pernah berhasil membawa Portugal menyabet gelar juara di event tersebut untuk pertama kalinya. Sedangkan, Messi belum sekalipun menyumbang gelar juara bagi timnas Argentina. Bahkan, Argentina sama sekali belum pernah melaju ke fase final saat memainkan La Pulga.

3. Jiwa kepemimpinan

Kemampuan memotivasi rekan-rekan stau timnya, jelas sudah pernah dipertontonkan Ronaldo kepada publik. Semisal saat dirinya yang sedang mengalami cidera sejak awal laga partai final Piala Eropa 2016. Rasa sakit dan ketidaknyamanan, sama sekali tidak diperlihatkannya di lapangan. Melainkan ia terus mendorong teman-temannya dari touch line. Sedangkan Messi, tidak pernah terlihat memimpin teman-temannya di tim.

2. Skill individual dan profil fisik

Keterampilan Ronaldo dalam memainkan si kulit bundar, tidak hanya diperlihatkannya saat mendribel. Namun juga, saat melesakkan bola ke dalam gawang lawan. Ronaldo terlihat tidak hanya mampu membuat gol lewat sepakan kakinya saja, melainkan juga lewat sundulan, dada, bahu, dan bagian tubuh lainnya. Sementara ketangkasan Messi dalam menimang-nimang bola dan mengkreasi gol, sangat didominasi oleh kaki kirinya saja.

Selain soal skill, perawakan Ronaldo juga terlihat lebih prima. Dengan memiliki tubuh yang tinggi dan atletis, Ronaldo tentu saja lebih mampu menggertak lawan dibanding dengan Messi yang memiliki tubuh pendek.

1. Kemampuan dari segi usia 

Sebagai atlit yang mulai memasuki usia uzur, Ronaldo belum mampu disaingi oleh pemain manapun. Bahkan kemampuannya di usia yang telah menginjak 32 tahun, belum bisa dirasakan merosot dibandingkan dengan 5 tahun yang lalu. Bersama Ronaldo, Los Blancos pun telah menyabet 3 trofi Liga Champion di 4 musim terakhir.

Disisi lain, Messi yang bisa dikatakan sebagai pemain papan atas dunia, terkadang masih dibayang-bayangin oleh para pemain lain yang menjadi kompetitornya.